Pages

Senin, 15 September 2014

Jamaah Mbah Muhtady




Salah satu tradisi yang dilakukan simbah kita adalah beliau sangat memperhatikan sholat berjamaah.
Tiap kali sholat, tak sekalipun meninggalkan jamaah. Begitu pula ketika beliau hendak bepergian, mengajak salah seorang santri untuk menemani, sehingga jika masuk waktu sholat, beliau tetap bisa berjamaah.


Dan tiap empat puluh hari, beliau mengadakan selamatan, untuk mensyukuri bahwa beliau selama empat pulih hari tersebut selalu sholat dengan berjamaah.

Menurut salah seorang santri beliau, simbah Muhtady sangat tegas dalam memperhatikan jamaah pada santri dan keluarganya. Jika ada santri yang absen berjamaah, beliau pukuli dengan memakai surban.

Ketika mengingat kisah ini, yang terbesit dalam pikiran saya adalah, bukan soal sholat berjamaahnya, namun lebih pada kekaguman pada kekuatan beliau untuk selalu konsisten dalam menjalani ibadah. Mungkin kalau jamaah, sekali dua kali saya juga kuat :-). Tapi kalau sudah urusan konsisten, istiqomah...itu yang bikin menyerah. Hehe



2 komentar:

mahbob abu agiel mengatakan...

Biyuh gus,,,smean koyo tau jamaah ae.wong lek tangi bar dzuhur ngono...wkwkwk

Hafidz Alwy mengatakan...

Hahaha..tabarukan lah

Posting Komentar

Copyright © 2014 Untuk Keluarga Besar Bani Muhtady. All Rights Reserved. Template by CB Blogger. Powered by Blogger.